Efek Samping Negativ Karena Tidak Mempunyai Pasangan Hidup

Hiburan —Sabtu, 25 Sep 2021 15:47
    Bagikan  
Efek Samping Negativ Karena Tidak Mempunyai Pasangan Hidup
Efek Samping Negativ Karena Tidak Mempunyai Pasangan Hidup /Pinterest

Depostborneo


Ternyata hidup menjomblo cukup berisiko. Karena banyak gangguan mental dan gangguan kesehatan yang bisa menghampiri. Baiknya kamu tahu alasan mengapa status jomblomu sebaiknya tidak diperpanjang. 

Hidup sendiri dapat menyebabkan gangguan mental. Kurangnya hubungan sosial dianggap sebagai pemicu datangnya kecemasan dan gangguan mental lainnya.

Baca juga: Mamfaat dari Susu Jahe Hangat dan Khasiat untuk Tubuh Kita

Baca juga: Cara Mudah Merawat Wajah Muka Tanpa Make Up atau Skincare

 

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Plos One yang dilansir Medicaldaily (3/5) menjelaskan, ada hubungan antara hidup sendiri dengan gangguan mental umum (CMD) yang dapat diderita seorang single.

Berikut beberapa efek negatif yang bisa kita rasakan karena terlalu lama menjomblo:

1.Depresi⁠
Penelitian dari University of Chicago menjelaskan ketika Anda sedang kesepian & tidak terhubung dgn ruang sosial yg baru menyebabkan terjadinya gejala depresi. Saat Anda kesepian, hormon otak yg berhubungan dengan stres, seperti kortisol menjadi aktif, sehingga menyebabkan depresi. Anda membutuhkan hal positif utk mengubahnya. Temukan lingkungan baru & terlibat dlm aktivitas mereka akan membuat gejala depresi menghilang & menghasilkan energi positif bagi kesehatan mental.⁠


2.Pola hidup tidak sehat⁠
Pola hidup tdk sehat ini dimulai ketika Anda mengonsumsi makanan. Penelitian ini menjelaskan ketika seorang pria, wanita yg sudah berusia 50 tahun & janda yg hidup sendirian memiliki pola makan yg tidak baik sehingga memengaruhi pola hidup mereka dan merasa malas untuk beraktivitas. Jurnal Health Psychology menambahkan, orang-orang yg hidup sendirian & kesepian cenderung memiliki sikap yg lebih pasif, sehingga di saat tua nanti mengalami berbagai gangguan kesehatan karena pola hidup yg tdk sehat.⁠


3.Rentan terhadap gangguan jantung⁠
Penelitian dari Harvard University menjelaskan, orang dewasa paruh baya yg hidup sendiri memiliki 24% peningkatan risiko kematian akibat gangguan jantung. Penelitian secara konsisten menunjukkan orang yg kesepian memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung & itu karena berbagai alasan. Hal ini terjadi karena mereka tdk memiliki lingkungan & dukungan sosial yg positif, sehingga rentan terhadap stres yg memicu penyakit jantung. Rabin menjelaskan, ketika hormon stres tinggi meningkatkan akumulasi endapan kolesterol dlm hati & mulai mengganggu organ jantung. Jika seseorang kesepian, secara fisik mereka tidak aktif & memiliki pola makan yg tdk sehat.⁠

Baca juga: Tips untuk Bangun Tidur di Pagi Hari Agar Tubuh Kita Menjadi Besemangat

Baca juga: Wisata Alam Gadangsari Green Village dengan Pemandangan yang Indah dan Tempat bermain Bersama Keluarga


4. Sistem kekebalan tubuh berkurang.⁠
Menurut penelitian Ohio State University pada 2013, kesepian dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. Orang-orang yg kesepian akan mengalami inflammation (radang) daripada org yg tidak kesepian. Jika terus terjadi, radang ini dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, seperti jantung, diabetes tipe 2, arthritis & penyakit alzheimer.⁠


Sumber : postpangandaran.com


Editor: Razali
    Bagikan  

Berita Terkait