Arti dari Tarian Tradisional Indonesia yang Sangat Melekat pada Masyarakat

Pendidikan —Senin, 27 Sep 2021 14:06
    Bagikan  
Arti dari Tarian Tradisional Indonesia yang Sangat Melekat pada Masyarakat
Arti dari Tarian Tradisional Indonesia yang Sangat Melekat pada Masyarakat/Pinterest

Depostborneo


Indonesia memiliki kebudayaan yang beragam hingga dikenal oleh orang asing. Kebudayaan yang hingga saat ini masih dipertahankan. Selain makanan tradisional Indonesia juga memiliki tarian tradisional. Sebuah kebudayaan yang dimiliki oleh setiap daerah yang berbeda sebagai ciri khas masing-masing.

Baca juga: Sejarah Pahlawan Indonesia Sang Pecipta Lagu Indonesia Raya, W.R. Supratman

Baca juga: Sejarah Sang Penemu Mesin Ketik QWERTY

Meskipun dunia semakin maju dengan kehadiran berbagai teknologi yang canggih dan internet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini tidak membuat budaya tari tradisional tergantikan oleh teknologi yang ada saat ini.



Kebudayaan yang masih melekat di kalangan masyarakat tanpa melihat status sosial salah satunya tarian tradisional. Rangkuman beberapa tarian tradisional sebagai berikut.

  • TARI KECAK

Tari yang satu ini merupakan tarian tradisional Bali dengan menceritakan mengenai Ramayana. Tarian ini dilakukan oleh banyak penari laki-laki yang duduk melingkar dengan irama “cak”.

Tarian kecak ini berasal dari ritual sanghyang yang merupakan tradisi tarian yang penarinya dalam kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.


Pada tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies untuk menciptakan tari kecak sebagai tarian tradisional Bali.

  • TARI JAIPONG

Tarian tradisional ini berasal dari Jawa barat. Pada awalnya tari jaipong berkembang di daerah Bandung dan Karawang. Pada akhirnya jaipong terkenal ke seluruh dunia karena menampilkan gerakan yang enerjik.


Maka dari itu, tidak heran jika banyak budaya luar yang masuk ke Indonesia tetapi tarian ini tetap menjadi tarian yang diminati berbagai kalangan.

Dilansir dari situs resmi Kemdikbud, Tari jaipong diciptakan oleh seniman asal Karawang dan Bandung yakni Gugum Gumbira dan H. Suanda sekitar tahun 1975.

  • TARI SERIMPI

Tari Serimpi merupakan tarian tradisional yang berasal dari Yogyakarta. Dalam tarian ini memiliki makna sebuah mimpi. Tarian yang satu ini memiliki Susana yang cukup mistis.


Konon katanya tarian ini akan membuat para penontonnya seolah sedang bermimpi. Ciri khas dari tarian tradisional ini dibagian kostum yang digunakan saat pertunjukkan.

  • TARI PIRING

Tarian tradisional selanjutanya yaitu tari piring yang berasal dari Minangkabau. Tarian ini tidak seperti tarian yang sebelumnya, karena tarian ini menampilkan sebuah atraksi dengan piring.

Dilansir dari Wikipedia, menurut legenda tarian tradisional ini awal kemunculannya berfungsi sebagai tarian dalam upacara kesuburan. Tari ini juga merupakan ritual ucapan rasa syukur masyarakat setempat kepada dewa-dewa setelah mendapatkan hasil panen yang melimpah ruah.

Baca juga: Cerita Horor : Asal Mula Hantu Sundel Bolong Arwah Penasaran

Baca juga: Beberapah Cara untuk Memamfaatkan Peluang Bisnis Lobster Air Tawar yang Tepat


  • TARI TOPENG

Tarian yang satu ini adalah tari topeng. Tarian tradisional yang ada di beberapa daerah di Indonesia tidak hanya ada di Jawa ternyata tari topeng juga ada di Bali.

Tarian ini merupakan tarian yang sudah ada sejak zaman pra-sejarah. Pada saat itu topeng sudah ada. Tarian ini menceritakan cerita Ramayana dan cerita Panji. Tapi perbedaannya tari topen di Bali berkaitan erat dengan upacara keagamaan Hindu.(PUT)


Editor: Razali
    Bagikan  

Berita Terkait