Pulau Banda, Maluku

Wisata —Senin, 11 Oct 2021 21:27
    Bagikan  
Pulau Banda, Maluku
Pulau Banda, Maluku/Pinterest

Depostborneo


Banda Neira adalah salah satu pulau Vulkanik yang beranda di Provinsi Maluku. Keindahanya alamnya sangat alami dan objek wisata yang sangat menarik untuk kita kunjungi.

Dibalik keindahan pulau Banda Neira pernah menjadi daerah penghasil rempah seperti pala dan mendunia, sekitar 500 tahun lalu, nilai segenggam pala setara dengan segenggam emas.

Baca juga: Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur

Baca juga: Danau Santani, Jayapura

Baca juga: Keindahan Pesona Alam Bukit Moko Bandung, Jawa Barat

Banda Neira juga menjadi sasaran Belanda untuk dikuasai sebelum Batavia, bahkan Banda Beira juga sempat menjadi daerah yang di perebutkan oleh Inggris. Belanda, hingga warga local untuk mempertahanankan wilayah tersebut.

Banda Neira juga sempat menjadi pengasingan Bung Hatta dan Sutan Syahrir yang dilakukan oleh Belanda pada tahun 1936. Sebelum akhirnya dipindahkan ke rumah pengasingan Bung Hatta dan Sutan Syahrir di Sukabumi pada 1 Febuari 1942 untuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Banda Neira mempunyai keindahan alam yang tidak perlu di khawatirkan lagi, Pulau ini adalah Surga di Timur Indonesia karena pemandangan alam yang sangat eksotis dam masih terjaga hingga sekarang.

Banda Neira juga mempunyai keindahan laut yang berkilauan mengelilingi setiap sudut kepulauan ini dan juga kerumbu karang, kekayaan bawah laut yang sangat membuat Pulau Banda Neira menjadi tempat mengelam yang sudah diakui oleh dunia karena keindahan dalam laut yang amat luar biasa.

Banda Neira mempunyai beberapah tempat yang keindahannya sangat menarik untuk kita kunjungi yaitu :

 

  • Pulau Hatta

Pulau Hatta sebelumnya bernama Pulau Rozengain dan pulau inin terletak di ujung timur kepulauan Banda, pulau ini mempunya pesona keindahan hamparan pasir putih yang terbentang luas dengan ombak yang tidak terlalu besar. Keindahan dari pulau ini juga menpunyai pemandangan laut yang sangat menarik karena terdapat jenis ikan-ikan dan terumbu karang yang masih terjaga alami, sangat cocok ubntuk kita kunjungi dan menikmati keindahan alami dari pulau Hatta ini.

 

  • Pulau Pisang

Perjalan menuju pulau pisang hanya membutuhkan 30 menit dari Pulau Neira. Pulau Pisang atau juga dikenal dengan Pulau Syahrir atau nama lainya juga diberikan karena Pulau Pisang sering dikunjungi Oleh Perdana menteri Pertama Indonesia tersebut. Keindahan ala mini yang juga menjadi Surga para penyelam karena di bawah lautnya ini kita akan menemukan segerombalan ikan yang unik dan untuk kedalamnya adalah 18-25 meter.

 

  • Gunung Api Banda

Gunung ini mempunyai nama asli dengan nama Ganapus dan ketinggian gunung ini adalah 656 mdpl. Puncak dari Gunung Ganapus ini bisa disampai dengan kurang lebih 3-4 jam, saat kita sampai di puncak Gunung Ganapus kita akan di lihatkan Keindahan pemandangan Banda Neira dari ketinggian yang dikelilingi hamparan kehijauan Pulau. Gunung Ganapus juga adalah rumah bagi burung-burung endemik sangat indah dari menarik untuk kita kunjungi

 

  • Lava Flow

Lava Flow adalah hasil dari gejala alam yang alami sehingga memiliki pasir yang hitam dan terumbu karang yang disselingin oleh sisa-sisa rentuhan Gunung Berapi Banda. Keunikan dari Lava Flow adalah dari hasil letusanya menghasilkan vegetasi bawah laut tumbuh dengan subur, rimbun, dan sangat indah, salah satu penghuni laut ini adalah Lion Fish bahkan spot ini sering disebut sebagai Temple of Lion Fish. Gunung ini juga masih aktif terkadang ada uap panas yang merembes dari sela pasir hitam yang pekat hingga saat berenang air laut terasa lebih hangat dibandingkan dengan biasanya.

Baca juga: Resep Makanan : Cara Membuat Soto Grombyang

Baca juga: Resep Makanan : Cara Membuat Salmon Mentai

Baca juga: Resep Makanan : Cara Membuat Jantung Pisang Santan Pedas

 

  • Benteng Belgica

Ini adalah bangunan berbentuk pentagonal dan ketinggianya kurabg lebih 30 mdpl, lokasi bangunan ini terletak di bukit Tabaleku Naira Tenggara, Pulau Neira ini merupakan buatan bangsa Portugis pada abad ke 16. Benteng Belgica juga menjadi nilai penting dari segi sejarah Indonesia. (z)


Editor: Razali
    Bagikan  

Berita Terkait