Bunker Kaliadem Yogyakarta, Berwisata dan Mengenang Sejarah Gunung Merapi

Wisata —Rabu, 27 Oct 2021 13:14
    Bagikan  
Bunker Kaliadem Yogyakarta, Berwisata dan Mengenang Sejarah Gunung Merapi
Bunker Kaliadem Yogyakarta, Berwisata dan Mengenang Sejarah Gunung Merapi/Pinterest

DEPOSTBORNEO


Peristiwa meletusnya Gunung Merapi pada tahun 2010 tentu saja mesih melekat dibenak banyak orang. Bencana alam tersebut menewaskan 43 orang termasuk juru kunci Mbah Marijan. Siapa sangka selepas kejadian tersebut, kawasan sekitar Gunung Merapi memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Warga sekitar Gunung Merapi kini membuka wisata Bunker Kaliadem yang menawarkan keindahan alam. Banyak orang yang sengaja datang dari jauh hanya untuk mengunjungi tempat bersejarah tersebut. Selain keindahan alam untuk bersantai dan berfoto, di Bunker Kaliadem juga kita bisa belajar dan mengenang sejarah meletusnya Gunung Merapi 2010 lalu.

Sebelum ternjadinya letusan Gunung Merapi, Kaliadem merupakan tempat berkemah yang selalu ramai dengan pendaki gunung. Namun saat ini terlihat puing-puing batu bekas bencana alam silam. Jika diperhatikan juga wilayah Kaliadem ini dikelilingi oleh banyak pohon pinus.

Baca juga: Lembang wonderland, Destinasi Wisata Ala Dunia Fantasi di Bandung

Baca juga: Wisata Taman Bougenville Bandung, Tempat Sejuk dan Indah di Kaki Gunung

Untuk mencapai daerah wisata Bunker Kaliadem ini harus berhati-hati dalam perjalanan, karena jalan yang dilewati sangat terjal, banyak bebatuan dengan jalan yang berkelok. Kondisi perjalanan itu juga yang menjadi hambatan jika berkunjung ke Bunker Kaliadem.

Harga tiket masuk wisata Bunker Kaliadem cukup terjangkau yaitu seharga Rp.10.000 per orang. Selain itu, wisata ini juga menawarkan paket Lava Tour Kaliadem Merapi dengan kegiatan memberikan edukasi atau pendidikan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kaliadem agar mengerti serta memahami betapa hebatnya letusan Gunung Merapi. Selain itu, dengan mengikuti kegiatan Lava Tour Kaliadem Merapi ini, wisatawan dapat melihat Gunung Merapi dari jarak pandang 2 km. Dari jarak sedekat itu, wisatawan dapat melihat pemandangan indah Gunung Merapi.

Jika berkunjung pada malam hari, wisatawan dapat melihat aktifitas Gunung Merapi yang mengeluarkan Sulfara yang tidak pernah berhenti mengepulkan asap. Selain itu wisatawan juga dapat melihat bagaimana lelehan lava yang keluar dari kubah lava tersebut./Reg

Dilansir dari Postmalang.com

Baca juga: Derawan Island, Marine Tourism Located in Kalimantan

Baca juga: Berwisata ke Museum Negeri Nusa Tenggara Barat

Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait