Mitos dibalik Keindahan Pegunungan Meratus

Wisata —Selasa, 7 Dec 2021 09:59
    Bagikan  
Mitos dibalik Keindahan Pegunungan Meratus

DEPOSRBORNEO.COM- Ada salah satu gunung yang membentang dari arah barat hingga ke bagian timur di Kalimantan. Gunung ini memang tidak terlalu tinggi, namun luasnya jangan ditanya karena membentang melalui 3 provinsi dari Kalimantan Selatan, Tengah hingga ke Timur.

Gunung ini bertumbuh berjajar di sepanjang jalur ini disebut Pegunungan Meratus, kawasan pegunungan ini sebagian besar masih diselimuti oleh hutan tropis yang pohon-pohonnya sangat besar dan tinggi.

Kawasan ini juga kerap kali dihuni dengan keanekaragaman satwa dan tumbuhan langka seperti Anggrek Bulan, Anggrek Hitam, Kijang Mas, Sepindan Kalimantan dan sebegainya.

Baca juga: Inilah Cara Cepat Menghafal Al-Quran

Gunung besar yang merupakan puncak tertinggi dari Pegunungan Meratus secara geografis memiliki ketinggian 1.892mdpl. Sebagai gunugn tertinggindi Kalimantan Selatan, Pegunungan Meratus ini memberikan kehidupan untuk masyarakat setempat dengan sumber daya alamnya. Tapi, gunung ini jga masih dipercaya menyimpan banyak misteri.

Pada zaman dahulu, masyarakat Dayak Meratus dikenal sangat sakti dalam ilmu gaib yang mereka dapatnya dengan semedi di Pegunungan Meratus. Salah satu petapa yang terkenal adalah Datu Ayuh (Dayuhan). Datu Ayuh dikenal sangat mengenal keadaan pegunungan Meratus baik di alam nyata maupun di alam ghaib.

Salah satu tempat persemdian yang sering dipakai untu bertaoa adalah Gunung Besar atau Gunung Bantai. Datu ayuh juga lah yang menurunkan kepercayaan Hindu Kaharingan pada keturunannya yaitu masyarakat Dayak Meratus.

Baca juga: Makanan Khas Kalimantan yang Menggugah Selera

Datu Ayuh berpesan kepada semua keturunannya bahwa Gunung Besar yang merupakan pusat penyangga sumber mata air tidak boleh diganggu kelestariannya. Kalau kawasan tersebut digunakan dan rusak kelestariannya, maka air dalam gunung tersebut akan bobol akibatnya akan membuat delapan kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan.

 Seperti Kabupaten Hulu Sungat Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tapin, Tabalong, Tanah Laut dan Kotabaru bakan Kabupaten Pasir di Kalimantan Timur akan tenggelam karena pusat peyangga air sudah tidak ada lagi.  

Masyarakat sekitar percaya bahwa Datu Ayuh telah bersumpah bawah siapa saja yang merusak kawasan Gunung Besar atau Kawasan Pegunungan Meratus akan mendapat ganjaran yang sesuai dengan perjanjian. –zz-

Baca juga: Seperti di Maldives, Ternyata Cuma di Kalimantan Lho!

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait